Hari ketiga
Jam enam tigapuluh kami sudah berkumpul di kantor bkd.
Ini adalah hari terakhir kami, senang tapi campur sedih juga.
Senang, karena besok kami sudah tak lagi berlelah-lelah seperti kemarin.
Sedih, karena kami sekelompok akan segera berpisah.
Pertemanan instan 2 hari yang lalu ternyata cukup membuat kami dekat n kompak.
Setelah berkumpul kami diberi pengarahan untuk menuju taman kota dengan berjalan kaki melewati gang-gang sempit yaitu jalan pintas terdekat ke taman kota.
Kami berjalan menurut kelompok masing-masing.
Ayah.....itu ayah... tiba-tiba teriakan anak kecil mengagetkan kami.
Tampak seorang anak kecil yang kelihatannya baru bangun tidur melambai-lambaikan tangan ke arah seseorang.
Danton kami, pak yuli terlihat membalas lambaian anak kecil itu, yang ternyata anaknya.
Walah pak... kata teman-teman yang lain, sini to rumahe sampeyan, tak kiro jauh, luar kota. Gerutu seorang teman yang kesal karena ingat keterlambatan danton kami dua hari kemarin.
Bukan itu rumah ortu saya, kata pak yuli.
oh.....
akhirnya sampai juga ke taman kota.
di sana kami langsung dikumpulkan untuk..... bersambung
Rabu, 31 Desember 2008
Langganan:
Postingan (Atom)