Minggu, 16 November 2008

HARI II 11 - 11 - 2008

SAMAPTA TUBAN

06.15 sudah banyak peserta yang berkumpul di halaman tengah pemkab Tuban.
Mereka sudah berbaris dan sambil menunggunyang lain datang Pak Bastari dan Pak Pono (salah satu pelatih dari unsur Polri dan TNI) mengajari kami untuk senam poco-poco.
Lumayan juga untuk melemaskan kaki kami yang masih terasa kaku sekali karena latihan kemarin.

06.30 tepat apel pagi dimulai.
Seperti biasa Danton kami, pak yuli, telat lagi, yah maklumlah dia cukup sibuk mengurus sendiri rumahnya karena si istrinya yg baru melahirkan anak kedua mereka
Tapi untunglah para pelatih tak terlalu memperhatikan sehingga kami tak perlu dihukum.
Dan seperti biasa setelah apel pagi kami segera berganti pakaian training
Kali ini tak ada insiden “salah kamar” seperti pada hari pertama

Baju training kami hari selasa itu terasa setengah kering di badan kami
Setelah pulang kemarin kami tak punya cukup waktu untuk benar-benar mengeringkannya
Bayangkan saja, jam 2 siang sampai jam 5 sore kemarin kami berempat ( mbak puji, ana, dwi dan saya: kami berempat satu kos-kosan) berusaha mencuci baju kami yang penuh dengan lumpur
Semua sabun dicoba, mulai deterjen sampai sabun mandi
Kami gantian ngangsu (menimba) air dari sumur ibu kos di daerah Sendangharjo
Sampai ngos-ngosan rasanya

Jadi paginya baju itu setengah kering di badan kami
Tapi baju kami lumayan bersih lho
Banyak peserta lain yang masih tampak kotor oleh noda lumpur merah kemarin

Setelah berkumpul kembali di alun-alun, kami diperintahkan untuk mengelilingi alun-alun kota sebanyak tiga kali, sambil diiming-imingi sepasang korpri emas bagi peserta terbaik nantinya
Sebenarnya saya pingin juga dapat tapi rasanya tidak mungkin kalau jadi nomor satu.
Tapi paling tidak saya mampu menjajal kemampuan fisik saya sampai dimana.
Dua kali putaran saya lalui dengan tanpa berhenti, pak Sukran Amin, pelatih kami ikut berlari mengiringi kami, inilah yang membuat saya bersemangat.
Saya berusaha terus menjejeri beliau
Putaran ketiga saya nyerah, sayapun berjalan kaki

Setelah berkumpul di alun-alun, kami diberi waktu untuk makan snack pagi
Kali ini tangan kami makan dengan tangan yang bersih, hanya badan kami yang penuh dengan keringat

Setelah makan dan minum secukupnya, kami digiring lagi ke tengah lapangan untuk meteri berikutnya.
Materi berikutnya adalah baris-berbaris
Waktu kira-kira menunjukkan pukul 09.30 WIB
Matahari sudah lumayan panas menyoroti kami semua
Setelah perkenalan pembuka dari pelatih kami kemudian diajari materi hadap kanan, hadap kiri, balik kanan, hadap serong kanan, serong kiri, cara hormat bendera yang benar, langkah tegap maju, langkah biasa, bubar barisan dan sebagainya.
Kira-kira dua jam kami dipanggang di bawah terik matahari.
Gosong rasanya ………

Setengah dua belas kami diberi kesempatan untuk istirahat selama kurang lebih satu setengah jam
“Jam satu nanti silakan kalian berkumpul di bawah beringin, di alun-alun sebelah utara,” demikian perintah pelatih kami Pak Pono, “ Petugas BKD (Badan Kepegawaian Daerah) akan membahas rencana outbond besok di taman kota.

Jam satu kami berkumpul di bawah pohon beringin alun-alun utara.
Ah siapa itu...?
Sore-sore ada pemandangan sejuk diantara wajah-wajah kuyu karena kelelahan
Ah, ternyata ada pak bangun, salah satu Kasi di BKD ini memang masih muda dan sealu berpenampilan rapi dan cool.....
Warna orange kaus seragam pelatih cukup mencerahkan mata saya dan temen2 cewek lainnya

Beliau lalu memberikan pengarahan bersama petugas BKD lainnya
Sore itu kami diberi tugas untuk membuat yel-yel kelompok, puisi yang berhubungan dengan lambang kelompok kami, which is singa,dan lagu gubahan sendiri yang harus kami bawakan esok.

Tidak ada komentar: